Rumus Matematika Dasar : Operasi Hitung Bilangan
Operasi Hitung Bilangan
1. Sifat pertukaran atau komutatif.
a + b = b + a contoh: 4 + 2 = 2 + 4
a × b = b × a contoh: 4 × 2 = 2 × 4
2. Sifat pengelompokan atau asosiatif.
(a + b) + c = a + (b + c) Contoh: (2 + 3) + 4 = 2 + (3 + 4)
(a × b) × c = a × (b × c) Contoh: (2 × 3) × 4 = 2 × (3 × 4)
3. Sifat penyebaran atau distributif.
a × (b + c) = (a × b) + (a × c) Contoh: 10 × (2 + 3) = (10 × 2) + (10 × 3)
a × (b – c) = (a × b) – (a × c) Contoh: 5 × (6 – 2) = (5 × 6) – (5 × 2)
4. Bilangan yang terdiri dari 4 angka disebut bilangan ribuan.
Contoh:
Bilangan 1.365
Angka Nilai Tempat Nilai Angka
1 ribuan 1.000
3 ratusan 300
6 puluhan 60
5 satuan 5
5. Untuk membandingkan dua bilangan, kita bandingkan masing-masing angka dari kedua bilangan yang mempunyai nilai tempat sama dimulai dari angka yang paling kiri.
Contoh: 5.438 > 2.532
6. Perkalian sebagai penjumlahan berulang.
Contoh: 4 × 21 = 21 + 21 + 21 + 21 + 21 = 84
7. Pembagian sebagai pengurangan yang berulang oleh bilangan pembagi terhadap bilangan yang dibagi. Pembagian dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
a. Pembagian tanpa sisa
Contoh: 20 : 5 = 4
b. Pembagian bersisa
Contoh: 20 : 6 = 3 (sisa 2)
8. Operasi penjumlahan dan pengurangan adalah setingkat, urutan pengerjaannya dimulai dari kiri.
9. Operasi perkalian dan pembagian adalah setingkat, urutan pengerjaan dimulai dari kiri.
10. Jika dalam operasi hitung campuran ada tanda kurung, maka operasi di dalamnya dikerjakan paling awal.
11. Pembulatan bilangan satuan terdekat.
Contoh: 1,3 dibulatkan menjadi 1
3,6 dibulatkan menjadi 4
12. Pembulatan bilangan puluhan terdekat.
Contoh: 47 dibulatkan menjadi 50
72 dibulatkan menjadi 70
13. Taksiran atas dilakukan dengan membulatkan ke atas bilangan-bilangan dalam operasi hitung. Taksiran bawah dilakukan dengan membulatkan ke bawah bilangan-bilangan dalam operasi hitung. Taksiran terbaik dilakukan dengan membulatkan bilanganbilangan dalam operasi hitung menurut aturan pembulatan.
14. Untuk melakukan penaksiran operasi hitung uang dalam satuan atau lebih, dapat dilakukan dengan pembulatan sampai ribuan terdekat.
Demikian Materi Bahasan Rumus Matematika Dasar tentang Operasi Hitung Bilangan